Pemkot Tangerang turun langsung untuk melihat pembersihan sungai guna cegah banjir sedari awal

staradio5G – Teman Tangerang, kesiapsiagaan menghadapi banjir harus dimulai jauh sebelum musim hujan tiba. Sehingga tak menunggu air meluap, tapi menjamin sedari awal aliran sungai tetap lancar serta kawasan permukiman lebih terlindungi dari risiko genangan. Langkah tersebut yang terus diperkuat Jajaran Pemerintah Kota yaitu (Pemkot) Tangerang. Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang yakni (PUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzeni, turun langsung mengawas tahapan pembersihan sungai serta pembangunan tanggul pada sebagian titik, termasuk pada aliran Sungai Cantiga, RW 13, Kelurahan Karang Timur, Kecamatan Karang Tengah, hari Senin (28/09). Bagi Sachrudin, mencegah banjir bukan langkah yang dilakukan setelah air datang, tapi usaha yang harus disiapkan sedari dan dilakukan secara berkelanjutan. Mulai dari pembersihan aliran sungai sampai penguatan tanggul, seluruh langkah dilakukan dengan memastikan infrastruktur siap menghadapi peningkatan debit air di saat musim hujan, Rabu (30/09/26).

“Mitigasi kita lakukan sedari dini. Jangan menunggu air meluap baru bergerak. Sungai dan infrastrukturnya kita siapkan agar mampu mengalirkan debit air dengan optimal, sehingga risiko genangan di permukiman dapat kita tekan,” tegas Sachrudin.

Demikian pembersihan dilakukan dengan menjaga kelancaran aliran air, sementara pembangunan tanggul memperkuat tebing sungai supaya lebih kokoh menahan tekanan air. Kedua usaha itu menjadi bagian dari langkah Pemkot Tangerang dengan mengurangi risiko luapan ke kawasan permukiman, dalam dilakukannya disesuaikan kondisi serta kebutuhan di lapangan. Langkah pembenahan itu disambut baik oleh masyarakat. Bagi warga yang tinggal di sekitar aliran sungai, pembersihan serta penguatan tebing merupakan harapan supaya aliran air lebih lancar beserta limpasan ke permukiman bisa meminimalkan di saat hujan deras. Ketua RW 09 Kelurahan Tajur, Kecamatan Ciledug, Iwan Setiono, sampaikan pujiannya dari langkah Pemkot Tangerang yang dilakukan sedari awal.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur wilayah kami sudah dilakukan normalisasi sejak sekarang. Terima kasih kepada Pemkot Tangerang yang sudah bergerak lebih awal. Semoga ke depan aliran air lebih lancar dan tidak lagi melimpas ke permukiman,” ujarnya dihadapan Wali Kota Tangerang usai tinjauannya di kawasan aliran Kali Serua, Kelurahan Tajur, Kecamatan Ciledug.

Secara keseluruhan, untuk warga yang tinggal pada sekitar aliran sungai, kesiapsiagaan bukan hanya soal infrastruktur. Sungai yang terawat, saluran air yang lancar, serta lingkungan yang bersih merupakan bagian penting supaya air bisa mengalir secara baik di saat hujan deras. Maka dari itu, Sachrudin, mengajak masyarakat khususnya yang tinggal pada sepanjang Daerah Aliran Sungai yakni (DAS), dengan ikut menjaga kebersihan serta tak membuang sampah ke sungai ataupun saluran air.

“Pemerintah terus melakukan normalisasi dan pembangunan turap, tetapi upaya ini harus diikuti kepedulian bersama. Jangan sampai sungai yang sudah kita benahi kembali tersumbat oleh sampah. Mari kita jaga bersama agar aliran air tetap lancar dan kawasan permukiman lebih terlindungi saat hujan deras,” pungkas Sachrudin.

Sumber: tangerangkota.go.id

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.