staradio5G – Teman Tangerang, Presiden Uni Emirat Arab yaitu (UEA) Syekh Mohamed bin Zayed Al Nahyan atau Pangeran MBZ menerima kunjungan resmi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Abu Dhabi, hari Minggu (27/09). Menurut pihak Netanyahu, kunjungan tersebut dilakukan atas undangan MBZ, Selasa (29/09/26).
“Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas hubungan bilateral serta upaya-upaya untuk mempererat kerja sama,” lapor kantor berita resmi UEA, WAM, Senin (28/9).
Demikian kantor Perdana Menteri Israel juga merilis keterangan senada.
“Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan istrinya mengunjungi Uni Emirat Arab kemarin [Minggu] atas undangan Presiden UEA, Syekh Mohamed bin Zayed,” kata Kantor PM Israel di akun X.
“Kunjungan tersebut berfokus pada penguatan hubungan antara kedua negara serta pembahasan terkait berbagai tantangan regional,” lanjutnya.
Juga untuk kunjungan itu, Netanyahu didampingi oleh Kepala Dewan Keamanan Nasional, Kepala Mossad, Sekretaris Militer, serta Penasihat Kebijakan Luar Negeri. Hal tersebut menjadi kali pertama UEA membenarkan pertemuan antara MBZ dan Netanyahu. Beberapa bulan sebelumnya, Abu Dhabi sempat membantah kabar bahwa kedua pemimpin bertemu di Maret 2026, tak lama sesudah AS-Israel menyerang Iran pada 28 Februari yang menyebabkan perang sampai sekarang.
Secara keseluruhan, diambil oleh Arab News pada Selasa (29/09), berdasar tiga pejabat senior Israel, pertemuan di Abu Dhabi pada hari Minggu tersebut berlangsung selama enam jam serta berfokus di masalah Iran. Sedari penyerangan selama perang Iran, UEA makin memperkuat hubungannya bersama Amerika Serikat dan Israel. UEA menjalin hubungan kenegaraan dengan Israel selaku hasil dari Abraham Accords yang disponsori Donald Trump di 2020. Hubungan bersama Israel disebut-sebut memberi UEA daya tawar dengan pengaruh regional beserta saluran komunikasi ke Washington.
Sumber: kumparan.com




