Wali Kota Tangerang serahkan 16 unit kendaraan operasional roda dua damkar dan perlengkapan kelurahan tangguh bencana serta 440 unit APAR

staradio5G – Teman Tangerang Pemerintah Kota selalu memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan bencana, khususnya pada tengah musim kemarau tahun 2026. Selain meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, Pemkot Tangerang juga memperkuat dukungan fasilitas berupa alat operasional penanggulangan bencana supaya respons di lapangan semakin cepat, tepat sasaran, serta maksimal, Selasa (04/08/26).

Demikian hal ini ditegaskan Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, di saat memimpin apel sekaligus menyerahkan bermacam fasilitas berupa alat operasional penanggulangan bencana pada Mako BPBD Kota Tangerang, Kecamatan Tangerang, Selasa (04/08/26).

“Saya minta kapasitas dan keterampilan seluruh petugas terus ditingkatkan melalui latihan dan simulasi secara rutin. Dengan begitu, baik personel BPBD maupun anggota Kelurahan Tangguh Bencana benar-benar siap menghadapi berbagai kondisi di lapangan. Dukungan alat operasional yang kita serahkan hari ini juga harus mampu meningkatkan kecepatan respons serta kualitas pelayanan kepada masyarakat ketika terjadi keadaan darurat,” tegas Sachrudin.

Kemudian, di hadapan para camat serta lurah, Sachrudin menerangkan, penanggulangan bencana menjadi tanggung jawab bersama. Menurutnya, kesiapan pemerintah harus berjalan beriringan bersama meningkatnya kesadaran dan ikut serta masyarakat untuk usaha pencegahan.

“Kesiapsiagaan harus menjadi budaya bersama. Bencana bisa terjadi kapan saja, bahkan ketika masyarakat sedang terlelap, baik banjir, kebakaran, maupun kondisi darurat lainnya. Karena itu, edukasi dan sosialisasi harus terus diperkuat hingga ke tingkat lingkungan. Semakin siap masyarakat, semakin besar kemampuan kita mencegah, mengurangi risiko, dan meminimalkan dampak bencana,” ujarnya.

Selanjutnya, Sachrudin mengungkapkan, seluruh jajaran BPBD serta Kelurahan Tangguh Bencana supaya melindungi dan merawat seluruh armada serta peralatan yang sudah diserahkan. Menurutnya, setiap fasilitas ini menjadi aset daerah yang harus dimanfaatkan secara maksimal dalam melindungi masyarakat.

“Armada dan peralatan ini adalah investasi untuk keselamatan masyarakat. Saya berharap, seluruh alat operasional selalu dalam kondisi prima sehingga dapat digunakan kapan pun dibutuhkan. Dengan dukungan sarana yang semakin lengkap, insya Allah pelayanan penanggulangan bencana di Kota Tangerang akan semakin cepat, tanggap, dan profesional,” tutup Sachrudin.

Pada akhirnya, Pemkot Tangerang ikut menyerahkan 16 unit kendaraan operasional pemadam kebakaran serta penyelamatan roda dua, perlengkapan Kelurahan Tangguh Bencana untuk 20 kelurahan, dan 440 unit Alat Pemadam Api Ringan. Penambahan fasilitas ini merupakan bagian oleh usaha berkelanjutan Pemkot untuk memperkuat kapasitas operasional BPBD sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bermacam kemungkinan bencana.

Sumber: tangerangkota.go.id

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *