Kak Suli Rosadi ziarah ke makam almarhum Kak Herman dengan berikan penghormatan dan apresiasi tinggi dedikasi bina generasi muda dalam gerakan pramuka

Teman Tangerang – Seusai menjalankan ziarah ke makam almarhum Kak Herman Senin pagi (08/06/26), Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Tangerang, Kak Suli Rosadi, menyampaikan rasa hormat serta penghargaan yang tinggi dari dedikasi almarhum untuk membina generasi muda melewati Gerakan Pramuka.

Kemudian, Kak Suli Rosadi akui terharu ketika di apel pagi Pemerintah Kota Tangerang, Wali Kota Tangerang Kak Sachrudin ikut menyampaikan duka cita serta mengenang jasa-jasa Kak Herman pada hadapan seluruh pegawai.

“Saya tadi pagi melaksanakan apel bersama arahan Bapak Wali Kota. Terus terang saya tidak menyangka beliau secara khusus menyinggung tentang gugurnya Kak Herman dalam pengabdian dan pembinaan terhadap adik-adik Pramuka. Itu menunjukkan bahwa pengabdian beliau tidak hanya dikenang oleh keluarga besar Pramuka, tetapi juga mendapat penghormatan dari Pemerintah Kota Tangerang,” ujar Kak Suli Rosadi.

Selanjutnya, Kak Suli mengungkapkan, bahwa sebenarnya di hari Senin dirinya hanya dijadwalkan mengikuti briefing bersama para Kepala OPD. Tapi sesudah mendapatkan izin, ia memanfaatkan kesempatan itu dengan berziarah ke makam almarhum.

“Pada saat Kak Herman meninggal dunia, saya sedang berada di Bandung untuk menghadiri takziah paman yang meninggal dunia. Oleh karena itu hari ini saya merasa memiliki kesempatan untuk datang langsung, berdoa dan menyampaikan penghormatan selaku Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Tangerang,” kata Ketua Kwarcab Kota Tangerang.

Selain itu, Kak Suli Rosadi menyatakan, sosok Kak Herman menjadi teladan nyata tentang arti pengabdian. Pada tengah keterbatasan fisik yang dimilikinya, almarhum konsisten menunjukkan semangat luar biasa dengan hadir, mendampingi serta membina generasi muda.

“Kita semua dapat belajar dari Kak Herman. Beliau boleh dikatakan seorang penyandang disabilitas, namun keterbatasan itu tidak pernah menghalangi semangatnya untuk mengabdi. Tenaga, pikiran, dan waktunya beliau curahkan untuk mewarnai Gerakan Pramuka serta membentuk karakter generasi muda yang lebih baik,” ungkapnya.

Demikian dia mengajak seluruh masyarakat yang memiliki kemampuan, keahlian serta kesempatan dengan ikut mengambil bagian untuk pembinaan generasi muda.

“Generasi emas tidak lahir dengan sendirinya. Mereka lahir dari keteladanan, pendidikan karakter dan pembinaan yang berkelanjutan. Apa yang telah dilakukan Kak Herman menjadi bukti bahwa satu orang yang memiliki niat tulus dapat memberikan pengaruh besar bagi masa depan banyak anak-anak bangsa. Karena itu saya mengajak siapa pun yang memiliki kelebihan dan kemampuan untuk turut mengabdikan diri demi melahirkan generasi emas Indonesia di masa yang akan datang,” pungkasnya.

Secara keseluruhan, ditutup dalam pembacaan doa bersama selaku bentuk penghormatan serta penghargaan atas jasa-jasa almarhum yang sudah mendedikasikan hidupnya untuk pendidikan karakter serta pembinaan generasi muda lewat Gerakan Pramuka.

Sumber: pramuka.id

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *