Teman Tangerang – Perkembangan teknologi serta media sosial sudah menghadirkan bermacam peluang sekaligus tantangan untuk generasi muda. Di era digital sekarang, seorang influencer tak hanya berperan selaku penyampai informasi, namun juga bisa menjadi panutan yang membentuk pola pikir, perilaku sampai budaya masyarakat, Minggu (07/06/26).
Demikian hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, di saat menghadiri sekaligus memberikan arahan serta motivasi terhadap para finalis untuk ajang Grand Final Putri Hijabfluencer Banten 2026 yang diadakan di Le Semar Hotel Karawaci, Kota Tangerang, Minggu (07/06).
Kemudian, Maryono menerangkan, bahwa ajang Putri Hijab Influencer tak sekadar kontes atau pencarian bakat semata, tapi wadah dengan melahirkan generasi perempuan muda yang berkarakter serta bisa memanfaatkan ruang digital secara positif.
“Dan kehadiran Putri Hijab Influencer ini tentunya bukan sekadar ajang kompetisi atau pencarian bakat, melainkan sebuah ruang untuk melahirkan generasi perempuan muda yang cerdas, kreatif, berkarakter, serta mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana untuk menyebarkan nilai-nilai positif dan inspiratif,” tutur Maryono.
Selanjutnya, Maryono mengungkapkan, kesuksesan para grand finalist menembus tahap puncak kompetisi sudah menunjukkan bahwa hijab tak menjadi hambatan dengan berkarya serta berprestasi.
“Pencapaian para grand finalist dalam acara tersebut telah membuktikan bahwa hijab bukanlah penghalang untuk berkarya, berprestasi, dan menginspirasi.” Ucapnya.
“Justru hijab menjadi simbol identitas, kepribadian, dan komitmen untuk tetap menjunjung nilai-nilai kebaikan dalam setiap langkah kehidupan,” imbuh Maryono.
Selain itu, Maryono menyatakan, pentingnya kehadiran figur-figur muda yang bisa memberikan pengaruh positif di tengah derasnya arus informasi serta tren digital yang berkembang sekarang.
“Di tengah derasnya arus informasi dan tren digital, masyarakat membutuhkan figur-figur muda sebagai inspirasi dan role model yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mampu menghadirkan konten yang edukatif, produktif, dan membawa manfaat bagi sesama dan juga para generasi muda yang berakhlakul karimah,” tandasnya.
Secara keseluruhan, untuk puncak ajang pencarian hijaber berbakat serta berprestasi tingkat Provinsi Banten itu, Maryono menginginkan seluruh finalis bsia menjadi duta inspirasional yang mengedepankan kecerdasan, akhlak, kepedulian sosial dan semangat dengan konsisten belajar serta berkembang.
“Sebab kecantikan sejati tidak hanya terpancar dari penampilan, melainkan juga dari karakter, integritas, dan kontribusi yang diberikan kepada lingkungan sekitar,” pungkas Maryono.
Sumber: wartabanten.id




