Teman Tangerang – Saka Bhayangkara Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Tangerang menjalankan pelatihan penanganan sampah menjadi kompos serta budidaya magot dengan memecah sampah rumahan di Rumah Edukasi dan Pengelolaan Daur Ulang Sampah Ka Oce, Pasar Anyar Kota Tangerang, Minggu (17/05/26).
Kemudian, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Tangerang, Kak Suli Rosadi mengahargai 38 anggota Saka Bhayangkara Polres Metro Tangerang Kota serta Polsek Cipondoh yang menjalankan pelatihan pengelolaan sampah menjadi kompos serta pemanfaatan magot.
“Pelatihan pengolahan dan pemanfaatan sampah ini diberikan kepada anggota Saka Bhayangkara dalam rangka menambah keterampilan dan kepedulian anggota Pramuka guna menjaga lingkungan dan budaya bersih,” jelasnya.
Selanjutnya, Suli Rosadi menyatakan, bahwa pelatihan itu selaku wujud oleh janji Pemerintah Kota Tangerang untuk melindungi kebersihan serta kelestarian lingkungan.
Demikian diinginkan oleh pelatihan tersebut, anggota Pramuka terkhusus Saka Bhayangkara selain memiliki kemampuan kebhayangkaraan, juga harus punya keterampilan lain sehingga terbangun kesadaran bakal budaya bersih, asri dan menanamkan sifat peduli serta kemandirian.
Secara keseluruhan, penanganan sampah serta pemanfaatan magot selaku salah satu unsur pengurai sampah rumahan memiliki nilai jual cukup tinggi kebutuhannya ditengah masyarakat. Baik sebagai pakan ternak langsung ataupun selaku bahan pakan olahan lainnya. Aktivitas tersebut dihadiri dari Ka Pusdiklat Kwarcab Kota Tangerang Kak Sri Maryati dan Saka Kalpataru, Kak Cuning.
Sumber: pramuka.id




