Bank Sampah BERGURU RW 11 Kota Tangerang berinovasi bagi limbah serabut kelapa

Teman Tangerang – Bank Sampah BERGURU (Bersih, Guyub, dan Rukun) RW 11, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang selalu memperbarui untuk mengurus limbah rumah tangga. Kali ini, Bank Sampah BERGURU mengadakan pelatihan pembuatan kokedama, teknik menanam khas Jepang dalam memanfaatkan limbah sabut kelapa selaku media tanam penting, Kamis (30/04/26).

Demikian aktivitas pembinaan tersebut menghadirkan narasumber ahli, yaitu Ibu Titing dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang dan Bang Aan oleh Komunitas Peduli Lingkungan. Dalam mengubah pandangan masyarakat bahwa sampah terkhusus kulit kelapa, memiliki nilai keindahan serta ekonomi yang tinggi.

Kemudian, Ketua Bank Sampah BERGURU Reza Andika Alimy menerangkan, sepanjang itu kulit kelapa tua sering kali dianggap selaku sampah yang sulit terurai serta hanya dibuang begitu saja. Namun, di tangan para anggota Bank Sampah BERGURU, bagian serabut kelapa ini diambil dengan membungkus media tanam cocopeat.

“Kami diajarkan kulit kelapa tua bisa menjadi bungkus media tanam yang cantik. Dengan balutan benang wol, tanaman hias tampil lebih estetis tanpa memerlukan pot plastik lagi,” terangnya.

Secara keseluruhan, Reza Andika Alimy menyatakan, program tersebut tak hanya bertujuan dengan menekan jumlah sampah organik pada wilayah RW 11 Karang Tengah, namun juga selaku alat mempercepat kreativitas warga untuk memanfaatkan lahan terbatas dalam bercocok tanam.

“Melalui sinergi antara pemerintah melalui DLH, komunitas peduli lingkungan dan partisipasi aktif warga, Bank Sampah BERGURU berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan yang tidak hanya bersih, tetapi juga produktif dan rukun,” tutupnya.

Sumber: tangerangkota.go.id

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *