Teman Tangerang – Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tangerang mengatakan satu orang calon haji oleh kelompok terbang (kloter) 5 Embarkasi Banten tertunda keberangkatan ke Tanah Suci akibat mengalami sakit, Sabtu (25/04/26).
“Kemarin itu ada yang sakit ternyata, akhirnya berobat dulu,” ucap Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Tangerang, Abdullah Hasyim di Tangerang, Selasa.
Demikian hal tersebut diketahui, menurut hasil pemeriksaan tim kesehatan yang ada pada Embarkasi Cipondoh, Sabtu (25/04) lalu.
“Nanti ketika memang sudah dinyatakan sehat calon haji tersebut bisa berangkat. Jadi sementara ditunda keberangkatannya,” katanya.
Kemudian, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tangerang, Abdullah Hasyim menerangkan, selain satu jamaah yang mengalami penundaan, terdapat juga calon haji asal daerahnya yang batal diberangkatkan sebab alasan kesehatan serta meninggal dunia. Namun, untuk jamaah yang wafat, porsinya bakal segera diproses dengan dilimpahkan kepada ahli waris.
Selanjutnya, Hasyim mengutarakan, bahwa dengan pelaksanaan ibadah haji 2026 terdapat 764 calon haji yang berasal dari dua kloter sudah diberangkatkan ke Madinah, Arab Saudi.
“Untuk hari ini dari kloter 7 pemberangkatan kedua dari Kabupaten Tangerang jumlah 380 orang,” tuturnya.
Pada akhirnya, Kabupaten Tangerang hendak memberangkatkan 2.090 orang dengan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
“Kuota keseluruhan 2.304 orang. Namun yang melunasi 2.228 orang. Dari jumlah itu ada yang berangkat dari luar Kabupaten Tangerang, jadi total semuanya di Kabupaten Tangerang hanya 2.090 orang,” kata dia.
Sumber: banten.antaranews.com




