Pemkab Tangerang lebih pilih rencana WFH 50 persen bagi ASN

Teman Tangerang – Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten tunggu petunjuk teknis penerapan skema kerja work from home untuk aparatur sipil negara sehari pada sepekan. Kebijakan tersebut selaku respons kepada kenaikan harga bahan bakar minyak secara global.

“Sekarang kita menunggu dari pemerintah pusat, terkait dengan keseragamannya supaya semua Kabupaten/Kota sama,” kata Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid di Tangerang, dilansir Antara, Selasa, 31 Maret 2026.

Kemudian, Moch Maesyal Rasyid menerangkan, kebijakan tersebut dirancang dalam berikan fleksibilitas satu hari WFH untuk lima hari kerja dari pemerintah pusat. Tetapi, pihaknya hendak pilih berlakukan WFH dibandingkan skema work from anywhere upaya mudah pengawasan kepada ASN itu.

Selanjutnya, Maesyal Rasyid menyatakan, bahwa rencana penerapan skema WFH hanya berlaku dalam 50 persen pegawai yang tak berhubungan langsung kepada pelayanan masyarakat.

“Tapi nanti secara resminya kita tunggu arahan langsung, untuk secara kebijakan kami dari pemerintah daerah sudah WFH kemarin (pascalebaran) 50 persen,” kata Maesyal.

Selain itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja katakan, kebijakan WFH untuk ASN tersebut masih dengan pengkajian teknis pihaknya. Sehingga, Pemkab Tangerang masih tunggu petunjuk serta arahan resmi oleh pemerintah pusat melewati kementerian terkait.

“Pada prinsipnya akan kami bahas terlebih dahulu bersama tim pemerintah daerah. Saat ini kami juga masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat,” kata Soma.

Juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah masih siapkan skema kerja fleksibel merupakan WFH selaku respons kepada kenaikan harga minyak. Airlangga menuturkan, kebijakan tersebut dirancang untuk berikan fleksibilitas satu hari WFH untuk lima hari kerja. Skema tersebut tak hanya ditujukan ke aparatur sipil negara, namun meliput sektor swasta serta pemerintah daerah.

Pada akhirnya, Airlangga menekankan, kebijakan tersebut masih untuk tahap penyusunan teknis yang hendak diumumkan lebih lanjut terhadap publik sesudah konsepnya matang. Adapun rencana terapan bakal dilakukan sesudah lebaran dalam waktu pelaksanaan yang segera ditentukan kemudian.

“Setelah lebaran, tapi nanti akan kita tentukan waktunya,” kata Airlangga beberapa waktu lalu.

Sumber: metrotvnew.com

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.