Teman Tangerang Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tangerang sekaligus Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan, Teja Kusuma menekankan bahwa orang tua miliki hak penuh dengan sampaikan protes apabila menu untuk program Makan Bergizi Gratis dinilai tak layak. Pasalnya, program MBG dibiayai oleh Anggaran Pendapatan serta Belanja Negara yang bersumber dari pajak rakyat, Minggu (01/03/26).
Demikian masyarakat tak boleh miliki rasa takut ataupun dibungkam di saat sampaikan kritik.
“MBG itu dibiayai APBN yang berasal dari pajak rakyat. Sangat berhak untuk protes. Menyampaikan pendapat adalah hak asasi, apalagi protes untuk kebaikan program pemerintah yang dibiayai uang rakyat,” ujarnya, Minggu (1/2).
Selanjutnya, Anggota Komisi IV menyatakan, kritik oleh orang tua justru berupa bentuk kepedulian kepada kualitas program, tidak upaya menjatuhkan pemerintah. Dalam negara demokrasi, pengawasan publik berupa bagian penting dengan pastikan kebijakan berjalan sesuai tujuan.
Juga terkait potensi intimidasi kepada masyarakat yang sampaikan kritik, dia pastikan pihaknya membuka ruang pengaduan. Ia pun minta masyarakat dengan tidak ragu melaporkan apabila merasa ditekan oleh pihak tertentu.
“Sampaikan kepada Fraksi PDI Perjuangan apabila masyarakat ada yang merasa diintimidasi oleh oknum siapa pun yang membela keburukan,” tegasnya.
Kemudian, Teja Kusuma mengatakan, dorong masyarakat manfaatkan ruang publik serta media sosial selaku sarana pengawasan. Menurutnya, transparansi hendak terbangun apabila masyarakat aktif suarakan temuan di lapangan.
“Silakan isi kolom media sosial, posting dan viralkan jika menemukan ketidaksesuaian pemerintah seharusnya berterima kasih karena masyarakat ikut mengawasi sampai detail, sehingga kondisi nyata di lapangan bisa diketahui,” katanya.
Secara keseluruhan, Teja dorong transparansi menyeluruh. Bahkan beri solusi pembentukan komite pengawas independen yang libatkan orang tua, sekolah serta unsur masyarakat.
“Saya kira masyarakat, orang tua dan sekolah perlu didorong membentuk komite pengawas independen untuk memastikan makanan yang diterima anak-anak benar-benar layak dan aman,” pungkasnya.
Sumber: tangselpos.id




