Sentra Tekstil Cipadu Tangerang Terpaksa PHK Karyawan Imbas Sepi Penjualan

Teman Tangerang sepinya pembeli pada sentra tekstil Cipadu, Tangerang Banten membuat penghasilan para pedagang berkurang drastis sampai imbas pengurangan pekerja. Hal tersebut dikarenakan penghasilan oleh penjualan mereka tak bisa dengan menutup beban gaji pekerja, Rabu (11/02/26).

Demikian penghasilan yang didapat hanya cukup pada kebutuhan utama pedagang. Berbagai pedagang terpaksa kurangi pekerjanya dikarenakan tidak sanggup lagi membayar gaji mereka.

Selanjutnya Helmy adalah salah satunya, yaitu seorang pemilik toko, dia sempat pekerjakan sebesar 3 orang. Sehingga, sekarang hanya ia sendiri yang menjual bahan kain untuk pakaian.

“Iya, karena saya sudah tidak kuat bayar pekerja, jadi tinggal saya sendiri, dulu ada 3 orang di sini,” kata Helmy saat berbincang dengan CNBC Indonesia.

meski juga sudah tidak lagi pekerjakan orang lain, dirinya masih terus membayar sewa kios sampai Rp50 ribu per bulan.

“Penghasilan seret, tapi sewa kios tetap jalan, sebulan ada sekitar Rp 50.000, jadi bingung saya kalau jualan tapi barangnya enggak laku, bagaimana,” jelasnya.

Kemudian, Muhamad juga seorang pedagang bed cover serta seprai sudah kurangi jumlah pekerjanya dan sekarang dia hanya berjualan bersama sang istri.

“Iya, sudah berkurang, sekarang tinggal saya sama istri, dulu bisa ada enam orang di sini, kami pekerjakan orang lain, sekarang ya kalau mau nambah, paling dari keluarga saja,” kata Muhamad.

Secara keseluruhan, hal tersebut pihaknya tak kuat lagi membayar gaji jika kembali pekerjakan orang di luar keluarganya.

“Hidupi sekeluarga saja kadang susah, bagaimana mau pekerjakan orang, ya terima saja nasib begini, mau bagaimana lagi, kalau enggak berjualan, kami makan apa,” jelasnya.

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *