Pemkot Tangerang Lewat DP3AP2KB Pendaftaran Sekolah Lansia Masih Dibuka

Teman Tangerang Pemerintah Kota Tangerang, melewati Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana bahwa pendaftaran sekolah lansia Bina Keluarga Lansia masih dibuka sampai 3 Februari 2026.

Selanjutnya, Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang Tihar Sopian di Tangerang, Senin (02/02/26), menyatakan pendaftaran dapat dilakukan melewati layanan pada nomor 0878-8230-0997 ataupun bisa gunakan pada akun media sosial resmi Instagram @upt_kbkotatangerang serta @dp3ap2kb_kota_tangerang.

Juga adapun kriterianya yakni warga yang sudah berusia 60 tahun ke atas pada persyaratan administrasi yang cukup sederhana, dengan mengisi formulir pendaftaran serta lampirkan fotokopi KTP.

“Kami pastikan program ini dapat diikuti oleh seluruh masyarakat Kota Tangerang tanpa dipungut biaya,” ujarnya.

Kemudian, Tihar Sopian menekankan, program tersebut adalah langkah strategis pemerintah dengan ciptakan lansia Tangguh serta produktif.

Terutama sekolah lansia berupa wadah pemberdayaan yang dirancang terkhusus selaku warga senior pada Kota Tangerang tetap sehat, mandiri serta berdaya.

Selain itu, Tihar mengatakan, program itu bukan sekadar pertemuan rutin, namun proses pembelajaran terstruktur yang menyentuh bermacam aspek kehidupan, yang bertujuan tingkatkan kualitas hidup para lansia melewati pengembangan diri yang komprehensif.

“Kami ingin para lansia di Kota Tangerang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki kemandirian dan rasa percaya diri di masa tua mereka melalui implementasi tujuh dimensi lansia tangguh,” ujar Tihar.

Sebagian besar kurikulum yang diberikan mencakup aspek seperti; dimulai spiritual serta fisik, emosional, intelektual serta sosial sampai aspek vokasional beserta lingkungan.

“Dengan metode ini lansia diajak untuk tetap aktif mengasah kemampuan kognitif serta keterampilan praktis yang bermanfaat,” katanya.

Secara keseluruhan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Herman Suwarman menegaskan, di tahun 2025 sebesar 390 warga lansia sudah jalani wisuda selaku angkatan pertama sekolah lansia.

“Sekolah lansia ini memberikan ruang bagi bapak dan ibu untuk terus berkembang, berbagi cerita, dan merasa dihargai. Usia bukan halangan untuk terus tumbuh,” ujar Herman Suwarman.

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.