Teman Tangerang Pemerintah Kabupaten Tangerang luncurkan Mobil Siaga Desa operasional yang berfungsi melayani kepentingan darurat masyarakat, layaknya akses puskesmas serta rumah sakit dalam 24 jam. Sekarang tersedia 132 unit Mobil Siaga Desa yang ditargetkan di tahun 2026, hingga menjangkau 246 desa Kabupaten Tangerang.
“Mobil Siaga Desa ini adalah bentuk kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat desa, khususnya layanan kesehatan dan kedaruratan. Ke depan, kami targetkan seluruh desa memiliki fasilitas ini,” kata Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid saat menghadiri Upacara Peringatan Hari Desa Nasional di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Senin, 19 Januari 2026.
Selanjutnya Maesyal tegaskan, pentingnya pengelolaan Dana Desa yang akuntabel serta berintegritas. Sehingga, selain persediaan fasilitas, transparansi serta tata kelola keuangan desa yang tertib tetap terus dijaga melewati pengawasan dan pembinaan rutin kepada pihak kecamatan atau pemerintah kabupaten.
“Dana Desa adalah amanat rakyat. Setiap rupiah harus dikelola secara transparan dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, baik melalui pembangunan SDM, infrastruktur, maupun pemberdayaan ekonomi,” ucapnya.
Kemudian Bupati menekankan, desa miliki peran strategis yaitu fondasi utama pembangunan bangsa. Desa adalah tempat lahirnya nilai kebersamaan, gotong royong, serta kemandirian, juga ruang tumbuh potensi sumber daya manusia, ekonomi kerakyatan, dan kearifan lokal yang dijadikan kekuatan utama bangsa.
“Jika desanya kuat, maka kuatlah Indonesia. Jika desanya mandiri, maka jayalah Indonesia. Oleh karena itu, pembangunan desa harus menjadi prioritas bersama,” ujar dia.
Terakhir, Rasyid ajak seluruh kepala desa serta perangkat desa untuk terus berinovasi, mendengar aspirasi rakyat dan jadikan memimpin pelayan masyarakat. Sehingga Pemerintah Kabupaten Tangerang, berkomitmen penuh dengan terus dampingi serta berikan apresiasi teruntuk desa yang berprestasi.
“Kita ingin desa-desa di Kabupaten Tangerang tidak hanya menjadi penyangga perkotaan, tetapi tumbuh sebagai pusat pertumbuhan baru yang mandiri dan berkelanjutan,” kata bupati.




