Teman Tangerang Wakil Bupati Kabupaten Tangerang, Banten Intan Nurul Hikmah sampaikan belasungkawa serta duka dalam atas gugurnya pilot senior pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang alami kecelakaan di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/01/26).
Selanjutnya, Pilot pesawat ATR Capt. Andy Dahananto, warga Perumahan PWS, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten gugur bersama enam kru, yaitu copilot Muhammad Farhan Gunawan, kru pesawat Hariadi, Restu Adi, Dwi Murdiono, Florencia Lolita, Esther Aprilita pada penerbangan rute Yogyakarta-Makassar.
“Kami berduka atas berpulangnya Kapten Andy Dahananto, putra daerah Kabupaten Tangerang yang mengabdikan hidupnya pada profesi yang penuh tanggung jawab,” kata Wabup Tangerang Intan di Tangerang, Senin.
Kemudian Intan doakan putra terbaik bangsa itu dipanggil Allah SWT dengan keadaan husnul khotimah, dikarenakan gugur saat bertugas. Dia harap kepada keluarga yang telah ditinggalkan tetap tabah serta kuat untuk jalani cobaan.
“Kami mendoakan semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, serta keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini,” katanya.
Juga mengatakan, kepergian korban bukan hanya kehilangan atas keluarga besar, tetapi juga masyarakat Kabupaten Tangerang. Pemerintah daerah, bakal hadir dengan menyampaikan empati dan dukungan moral bagi pihak keluarga yang sedang berduka.
Untuk sekarang Intan mengharapkan proses menangani lapangan, termasuk pencarian, evakuasi, serta identifikasi para korban dapat berjalan cepat dan optimal keseluruh unsur yang terlibat. Ia tegaskan peristiwa ini dijadikan perhatian bersama dengan pentingnya kekuatan aspek keselamatan transportasi udara.
“Pemkab Tangerang mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan para korban serta memberikan dukungan kepada keluarga yang terdampak atas musibah tersebut,” kata dia.
Sebagai tambahan pesawat ATR 42-500 diberitahukan hilang kontak pada wilayah pegunungan Bulusaraung, daerah perbatasan Kabupaten Maros-Pangkep, Sulsel yang hendak mendarat di Bandara Hasnuddin.
Sementara itu di hari ke 2 operasi SAR, sebagian serpihan pesawat dan satu jenazah korban yang belum teridentifikasi identitas, ditemukan tim SAR Gabungan pada Gunung itu yang sedang jalankan operasi Sar.
Secara singkat pesawat tersebut ditumpangi 10 orang, tujuh diantaranya kru pesawat serta tiga lainnya penumpang POB (persons on board). Ketiga orang itu Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Yaitu Ferry Irawan, Deden Mulyana dan Yoga Naufal.



