Star Radio - Vaksin Pfizer Mulai Masuk ke Indonesia, Bagaimana Efikasi dan Efek Sampingnya?
Lifestyle
Vaksin Pfizer Mulai Masuk ke Indonesia, Bagaimana Efikasi dan Efek Sampingnya?
August 24th | 2021

Vaksin Pfizer buatan perusahaan obat asal Amerika Serikat dan mitranya BioNTech asal Jerman, telah tiba di Indonesia, Kamis (19/08/2021).

Vaksin Pfizer adalah satu dari dua jenis vaksin mRNA yang ada di dunia dan pertama kalinya, vaksin Covid-19 tersebut digunakan di negara asalnya, Amerika Serikat, disusul di negara-negara di Eropa.

Kabarnya vaksin covid-19 berbasis messenger RNA (mRNA) ini mulai digunakan di Jakarta, Senin (23/08/2021).

Dilansir dari Kompas.com, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Maxi Rein Rondonuwu mengatakan bahwa distribusi vaksin Pfizer di Indonesia sementara hanya diprioritaskan untuk wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi (Jabotabek), Jumat (20/08/2021).

Sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI telah memberikan izin penggunaan darurat untuk vaksin Pfizer pada Juli lalu.

Sebelum masuk ke Indonesia, laporan data hasil uji klinis, vaksin Pfizer menyatakan vaksin ini memiliki efikasi yang cukup tinggi.

Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito, berdasarkan tinjauan data hasil uji klinis mengatakan bahwa vaksin Covid-19 Pfizer dan BioNTech dengan nama Comirnaty, menunjukkan vaksin ini secara efektif dapat mencegah Covid-19.

Disamping itu, berdasarkan data hasil uji klinis, orang yang mendapatkan dua dosis vaksin Pfizer, sekitar 95 persen, akan kecil kemungkinannya untuk terkena Covid-19 dibandingkan orang yang tidak mendapatkan vaksin covid-19.

Efikasi vaksin Pfizer dapat di dapatkan oleh kelompok lanjut usia, 65 tahun, dan semua orang yang memiliki kondisi medis tertentu atau penyakit penyerta (komorbid).

Selain itu, data efikasi vaksin Pfizer yang diterima BPOM juga mengatakan bahwa vaksin ini 100 persen efektif bagi remaja usia 12 tahun ke atas.

Dengan kata lain, vaksin Covid-19 Pfizer ini mampu memberikan perlindungan yang tinggi terhadap infeksi Covid-19.

"Efikasi (vaksin Pfizer) Comirnaty untuk orang usia 19 tahun ke atas mencapai 95 persen. Pada usia 12 sampai 15 tahun (efikasi vaksin) adalah 100 persen," ujar Penny, dikutip dari Kompas.com.

Menurut hasil data uji klinis, vaksin Pfizer memiliki efek samping yang bersifat ringan. Berikut beberapa efek samping vaksin mRNA Pfizer.

1.    Nyeri badan di tempat bekas suntikan

2.    Kelelahan

3.    Nyeri kepala

4.    Nyeri otot

5.    Nyeri sendi

6.    Demam

 

(C)

Sumber foto: Tempo.co
 

Share This