Star Radio - Universal Pictures Resmi Menunda Penayangan Film ‘The Hunt’ Karena Penembakan Massal yang Terjadi
Movie & Cinema
Universal Pictures Resmi Menunda Penayangan Film ‘The Hunt’ Karena Penembakan Massal yang Terjadi
August 15th | 2019

Tangerang, Staradio1073fm.com – Rumah produksi Universal Pictures resmi menunda penayangan perdana film ‘The Hunt’. Padahal, film ini akan naik layar pada tanggal 27 September mendatang.

Universal Pictures juga mengaku bahwa keputusan menunda penayangan perdana film ini bukanlah keputusan yang mudah. Film ini ditunda dikarenakan penembakan massal yang terjadi di beberapa wilayah. Pasalnya, film ini menyajikan kisah sebuah kelompok elit kaya yang melakukan perburuan, yang menjadikan manusia sebagai target.

Dilansir dari CNNIndonesia, masalah berawal ketika beberapa pekan lalu terjadi penembakan di toko serba di El Paso yang melukai 24 orang dalam rentang 15-90 tahun. Delapan warga Meksiko dilaporkan terbunuh. Beberapa jam kemudian, peristiwa yang sama berulang di Dayton, Ohio. Di club malam lokal Ned Peppers, kamera CCTV menampilkan ratusan orang berhamburan keluar setelah seseorang menarik pelatuk, melukai 27 orang dan membunuh sembilan orang lain.

Insiden itu menjadi tragedi nasional, dan akhirnya mau tak mau Universal Pictures harus kembali mengambil keputusan, setelah sebelum segera menghentikan sementara pemasaran ‘The Hunt’ menyusul kedua penembakan.

Universal Pictures telah menghentikan sementara pemasaran ‘The Hunt’. Setelah pertimbangan matang, studio juga memutuskan untuk membatalkan rencana penayangan,” ujar perwakilan pihak studio, melansir Variety.

“Kami mendukung para pembuat film dan akan terus mendistribusikan film bersama para creator hebat, seperti yang terjadi dengan film thriller satir ini, tetapi kami memahami, sekarang bukanlah waktu tepat untuk merilis (The Hunt),” lanjutnya.

Film ‘The Hunt’ merupakan film yang mengambil tema dari realitas kehidupan politik di Amerika yang terpecah belah. Ceritanya sendiri berkisah tentang 12 orang yang disebut sebagai orang-orang yang tercela, yang diculik dan terbangun di sebuah lading terbuka, dilansir dari CNNIndonesia.

Belakangan, mereka mengetahui bahwa mereka adalah orang-orang pilihan yang nantinya akan diburu dalam sebuah permainan yang dirancang oleh kaum elit berkuasa dan kaya raya. Ke-12 orang itu harus memperjuangkan hidup masing-masing, di mana salah satunya memutuskan untuk melawan balik.

Melalui Twitter, Trump mengatakan bahwa film ‘The Hunt’ sengaja dibuat untuk ‘memanaskan’ situasi dan mengakibatkan kekacauan. Ia menuduh para pembuat film itu membuat kekerasan dalam versi tersendiri, sebelum kemudian menyalahkan orang lain. Trump menyebut orang-orang yang terlibat dalam film ini sebagai orang-orang yang rasis.

Liberal Hollywood is Racist at the highest level, and with great Anger and Hate! They like to call themselves “Elite”, but they are not Elite. In fact, it is often the people that they so strongly oppose that are actually the Elite. The movie coming out in order…,” tulis Trump di Twitter dengan akun @realDonaldTrump miliknya.

…to inflame and cause chaos. They create their own violence, and then try to blame others. They are the true Racists, and are very bad for our Country!” Lanjutnya.

Jadi, menurut kalian bagaimana nih, Stars?

Share This