Star Radio - Rilis Hukum Perdata, Abu Dhabi Izinkan Warga Non-Muslim Lakukan Pernikahan Secara Sipil
Lifestyle
Rilis Hukum Perdata, Abu Dhabi Izinkan Warga Non-Muslim Lakukan Pernikahan Secara Sipil
November 8th | 2021

Pemerintah Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, merilis hukum perdata baru yang mengatur tentang urusan sipil warga non-Muslim pada Minggu (7/11/2021).

Dengan dekrit tersebut, warga non-Muslim disebut bisa menikah, bercerai, dan mendapatkan hak asuh anak bersama di bawah hukum perdata negara.

Selama ini, undang-undang sipil tentang pernikahan dan perceraian di Uni Emirat Arab hanya didasarkan pada prinsip syariat Islam seperti negara-negara Arab lainnya.

Kantor berita negara WAM melaporkan Kebijakan tersebut dibuat bertujuan untuk meningkatkan posisi dan daya saing global emirat sebagai salah satu tujuan paling menarik bagi pemilik bakat dan keterampilan.

"Ini bertujuan (untuk) meningkatkan posisi daya saing global emirat (UEA) sebagai salah satu tujuan paling menarik untuk bakat dan keahlian," berdasarkan  laporan WAM.

Laporan WAM menyebut undang-undang sipil yang mengatur urusan keluarga non-Muslim itu sebagai yang pertama di dunia "yang sejalan dengan praktik-praktik terbaik di dunia internasional".

Pengadilan baru yang menangani masalah keluarga non-Muslim juga akan dibentuk di Abu Dhabi. Jika sudah jadi, lembaga itu akan beroperasi dalam Bahasa Arab dan Inggris.

Sebelumnya, pada tahun lalu, UEA memperkenalkan sejumlah perubahan hukum di tingkat federal, termasuk dekriminalisasi hubungan seksual pranikah dan konsumsi alkohol.

Reformasi hukum tersebut, bersama sejumlah kebijakan seperti pemberian visa dengan durasi lebih panjang, dianggap sebagai cara untuk menjadikan negara Teluk itu lebih menarik bagi investor, wisatawan dan warga asing yang ingin menetap dalam jangka panjang.

 

(C)

Sumber foto: traveldailymedia.com

Share This