Star Radio - Promotor Westlife Rugi Besar di Palembang
Music
Promotor Westlife Rugi Besar di Palembang
August 28th | 2019

Tangerang, staradio1073fm.com – Ingin agar masyarakat Sumatera tak perlu lagi ke Jakarta, pihak promotor pun menggelar konser Westlife di Palembang. Namun, pada akhirnya konser tersebut berujung pada kerugian mencapai milyaran rupiah.

"Kami menjawab kerinduan penonton, kenapa sih kita kalau nonton konser harus di Jakarta, nonton Metallica di Jakarta, Gun N Roses di Jakarta, nonton Ed Sheeran kan di Jakarta. Kita kan punya sumber daya yang cukup lah, venuenya juga bagus-bagus," kata Rendy, Presiden Direktur Neutron Live Asia, Kamis (22/8), dilansir dari Tribunnews.

Rendy memprediksi bahwa konser di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (18/8) malam adalah konser terakhir untuk grup musik legendaris Internasional.

Menurutnya, jika masih berupa konser penyanyi solo, atau grup musik lainnya mungkin masih bisa terselenggara dengan sukses.

Mungkin ini konser pertama dan terbesar, mungkin juga bisa menjadi konser terakhir di pulau Sumatera. Kalau Air Supply, Calum Scott mungkin masih bisa. Sebesar legend kayak Westlife ini pertama dan terakhir," katanya.

Tak seperti yang diprediksi dan tak seperti konser di Jakarta, penjualan tiket Westlife di Palembang tidak terjual habis. Menurutnya, banyak penonton yang memburu tiket ketika waktu pembelian sudah ditutup. Banyak juga, penonton yang meminta potongan harga. 

"Berharap potongan harga, padahal kami dari pihak promotor meng-set harga ini adalah tiket Westlife dengan harga paling murah di seluruh dunia. Semar dan Borobudur, paling atas di VIP 3,5 juta, kita cuma 1,95 juta. Tiket paling murah 550 itu sudah sangat murah. Di Jakarta paling murah 1 juta," katanya.

Rendy juga menjelaskan bahwa banyak oknum yang ternyata membobol akses konser tanpa izin. Oknum tersebut tak menggunakan tanda pengenal kru atau media. maupun gelang penonton. Jumlah oknum tersebut diperkirakan mencapai 500 orang, setengah dari kapasitas stadion.

Tiket yang tak habis terjual dan karena banyak oknum yang tidak bertanggung jawab membuat promotor akhirnya rugi milyaran rupiah di konser ini.

"Rugi sekitar 5 M, mungkin jadi tolak ukur untuk promotor-promotor lain. Lebih baik kalau artisnya sebesar Westlife jangan dibawa ke Palembang, ini Neutron Live Asia sudah pernah coba dan rugi 5 M. Butuh waktu 10 tahun lagi untuk ada promotor yang berani bawa (musisi Internasional) ke Sumatera," ujarnya.

Stars, kalau mau nonton konser jangan seenaknya ya! Harus beli tiketnya biar promotor tak rugi dan mendatangi musisi-musisi lainnya.

 

(bil)

Share This