Star Radio - Presiden Jokowi Turunkan Jabodetabek ke PPKM Level 3, Berikut Aturannya
Lifestyle
Presiden Jokowi Turunkan Jabodetabek ke PPKM Level 3, Berikut Aturannya
August 24th | 2021

Presiden Joko Widodo resmi umumkan perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang akan terlaksana  pada tanggal 24-30 Agustus 2021.

Dalam keputusan perpanjangan PPKM tersebut, DKI Jakarta dan wilayah aglomerasi Bodetabek (Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) status PPKM-nya diturunkan dari level 4 ke level 3.

"Wilayah Aglomerasi Jabodetabek, Bandung Raya, Surabaya Raya dan beberapa wilayah Kota Kabupaten lainnya sudah bisa berada di level 3 pada 24 Agustus 2021," ujar Jokowi dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden, Senin (23/08/2021).

Jokowi juga mengatakan bahwa, beberapa daerah di Pulau Jawa dan Bali dan sejumlah daerah lainnya bisa diturunkan levelnya apabila  ada perkembangan baik atas kondisi kasus di daerah masing-masing.

"Pemerintah memutuskan mulai tanggal 24 Agustus hingga 30 Agustus 2021 beberapa daerah bisa diturunkan levelnya dari level 4 ke level 3," lanjut Jokowi.

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta berstatus level 4 dalam perpanjangan PPKM sebelumnya.

Meskipun level PPKM sudah diturunkan menjadi level 3, adapun aturan terhadap PPKM level 3.

1. Tempat ibadah diperbolehkan dibuka untuk kegiatan ibadah maksimal 25% kapasitas atau maksimal 30 orang.

2. Restoran diperbolehkan makan di tempat dengan maksimal 25% kapasitas, 2 orang per meja dan pembatasan jam operasional hingga pukul 20.00.

3. Pusat perbelanjaan, mal diperbolehkan buka sampai pukul 20.00 dengan maksimal 50% kapasitas dengan protokol kesehatan secara ketat yang diatur lebih lanjut oleh pemerintah daerah.

4. Industri eksport dan penunjangnya dapat beroperasi 100%. Namun, apabila menjadi cluster baru Covid-19, maka  akan ditutup selama 5 hari.

Disamping itu Presiden Jokowi menegaskan agar dalam melaksanakan penyesuaian PPKM, harus tetap diikuti dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Penyesuaian atas beberapa pembatasan kegiatan masyarakat ini dibarengi dengan protokol kesehatan yang ketat dan penggunnaan aplikasi peduli lindungi sebagai syarat masuk,” tegas Jokowi.

 

(C)

Sumber foto: Youtube Sekretariat Presiden

Share This