Star Radio - Menari Bisa Melawan Depresi?
Lifestyle
Menari Bisa Melawan Depresi?
September 11th | 2019

Stars, apa kamu termasuk orang yang senang menari ringan dengan ketukan menyenangkan karena lagu yang sedang kamu dengarkan atau melakukannya sebagai profesi? Apapun itu, menari bisa membuat orang bahagia dan tenang, lho.

Menari sebagai latihan meningkatkan kesehatan fisik dan memberikan banyak manfaat untuk kesehatan mental. Gerakan tari akan melepaskan peningkatan pasokan oksigen ke otak dan neurokimia yang mengurangi stres.

Itu sebabnya banyak orang sekarang lebih suka memanjakan diri dengan terapi dansa kecil untuk mengusir kejenuhan. Nah, berikut ini penjelasannya yang tim Star Radio telah rangkum. Yuk kita simak!

1. Latihan meningkatkan otak yang sangat baik

Berolahraga adalah cara yang membantu secara alami untuk mengalahkan mood jelekmu dan menurunkan tingkat depresi dengan mempromosikan produksi endorfin di otak, yang pada gilirannya mengurangi tingkat stres dalam tubuh.

Menari, sebagai latihan aerobik bukan hanya cara yang bagus untuk membakar kalori, juga bertindak sebagai penghilang stres, terutama ketika memotivasi diri untuk berolahraga atau bergerak tampaknya sulit

2. Berisi musik yang menenangkan

Nada dan skor musik yang digunakan dalam kelas dansa sangat berirama dan menenangkan. Ritme, sebagai dasar adalah salah satu cara otak belajar untuk fokus dan memperkuat koneksi saraf. Ritme yang merupakan elemen musik paling dasar, memberi otak kita sesuatu untuk difokuskan, dan tempo tertentu bahkan dapat menyebabkan kondisi diri kita ‘diluar kendali’.

Secara simetris, tarian dan musik bergabung untuk memberikan bantuan pada otak dari stres dan perasaan cemas.

3. Bertindak sebagai obat alternatif

Salah satu hambatan terbesar dari penyakit mental adalah bahwa dosis obat kadang-kadang bisa terlalu keras atau memerlukan penggunaan jangka panjang untuk melihat hasilnya. Itu juga dilengkapi dengan beberapa efek samping, yang mungkin tidak sesuai dengan kebutuhan semua orang. Itu sebabnya banyak orang bergantung pada terapi alternatif untuk mengobati rasa sakit mereka.

Menari, sebagai bentuk olahraga, dapat menjadi terapi, membuat mu menemukan zonamu, mengusir hal-hal negatif dan mengisi kamu dengan banyak energi positif. Selain itu, kelas dansa akan memaksamu untuk bersosialisasi dengan orang-orang, yang dapat mengalihkan pikiran dari pikiran buruk.

4. Mempromosikan fluiditas dan keseimbangan

Sama seperti yoga, tarian juga seperti bentuk meditasi dengan detak dan gerakan yang tersinkronisasi. Bagi orang yang menderita depresi dan kegelisahan, perubahan kecil ini dapat membuat perbedaan besar karena belajar untuk lebih fokus mengikuti nada, merasa kurang terganggu.

Seperti yang dikatakan para ahli, tarian memaksa mu untuk menutup diri dan eksis di "zona". Ini, pada gilirannya, dapat meningkatkan hormon bahagiamu dan membuat kamu merasa lebih baik.

Nah, itu tadi penjelasan kecil mengenai tarian yang dapat bantu menurunkan kadar stres. Kamu gak perlu malu dan berkecil hati karena merasa tak bisa menari. Karena gerakan kecil yang kamu lakukan sambil mendengarkan lagu sudah baik bagi tubuh mu untuk melepas hormone endorfin.

Dan kalau kamu mau yang lebih sehat lagi, kamu bisa mengikuti kelas-kelas Zumba, sejenis olahraga yang banyak memadukan dengan gerak tari atau mencobanya sendiri dirumah hanya dengan bermodalkan kuota internet. Woohoo, lets shake the negativity away!

(nan)

Share This