Star Radio - Jokowi Minta Kemenkes Turunkan Harga PCR Menjadi Rp300 Ribu
Lifestyle
Jokowi Minta Kemenkes Turunkan Harga PCR Menjadi Rp300 Ribu
October 26th | 2021

Kementerian Kesehatan Indonesia (Kemenkes) menargetkan penetapan tarif tertinggi pemeriksaan screening Covid-19 melalui metode Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) akan diberlakukan mulai pekan ini. Kemenkes saaat ini sedang menghitung ulang harga PCR setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta harga PCR diturunkan menjadi Rp300 ribu.

Meski Jokowi sudah menyebut nominal, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes, Abdul Kadir mengatakan bahwa pihaknya belum bisa memperkirakan tarif pastinya untuk saat ini. Alasannya, Kemenkes bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI masih menghitung ulang berbagai aspek dan penyesuaian kondisi pandemi terkini.

“Tiga hari ini, kami sedang melakukan perhitungan ulang agar bisa mendapatkan besaran harga baru. Terkait harga belum dipastikan tepatnya berapa karena masih kita hitung ulang," kata Kadir saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (26/10).

Kadir menyebut, dalam perhitungan kali ini, Kemenkes dan BPKP akan melakukan evaluasi dengan mempertimbangkan perhitungan biaya, pengambilan, hingga pemeriksaan RT PCR Covid-19. Ia menyebut perhitungan itu meliputi berbagai komponen yang dikaji ulang secara bersama-sama.

Sejumlah komponen yang dimaksud yakni jasa pelayanan, reagen, bahan medis habis pakai (BMHP), biaya administrasi, overhead, dan komponen biaya lain yang telah disesuaikan. "Ya mudah-mudahan dalam satu dua hari dapat perhitungannya, nanti diumumkan, mudah-mudahan masih dalam pekan ini," kata dia.

Kadir meminta agar semua fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, laboratorium, dan fasilitas pemeriksaan dapat mematuhi batasan tarif tertinggi RT PCR tersebut. "Pasti semua fasilitas kesehatan akan diberlakukan serupa," tambah Kadir.

 

(SAC)

Sumber foto: bbc.com

Share This