Star Radio - Izinkan Wanita Afghanistan Kuliah, Taliban Pisahkan Kelas Wanita dan Pria
Lifestyle
Izinkan Wanita Afghanistan Kuliah, Taliban Pisahkan Kelas Wanita dan Pria
September 1st | 2021

Taliban telah mengizinkan wanita Afghanistan untuk kuliah. Namun, dalam melaksanakan perkuliahan pria dan wanita diharuskan pisah kelas.

Pejabat Menteri Pendidikan Tinggi juga menyampaikan bahwa dosen pria tidak diperbolehkan mengajarkan mahasiswi.

Pengumuman itu dibuat di tengah kekhawatiran bagaimana masa depan hak perempuan usai Taliban berkuasa. 

"Sesuai dengan penerapan syariat, maka dalam pelaksanaannya mahasiswa putra dan putri dipisah," ujar Haqqani, Rabu (1/9/2021).

Setelah merebut ibu kota Kabul pada 15 Agustus, kelompok tersebut telah mengindikasikan aturan berdasarkan interpretasi mereka akan syariat.

Taliban telah berjanji kepada warga Afghanistan dan komunitas internasional tidak akan kembali ke periode 1996-2001.

Dilansir dari Daily Mail, Haqqani mengungkapkan pihaknya akan mengubah kurikulum yang Islami dan masuk akal, Selasa (31/8/2021).

Diketahui, perubahan kurikulum tersebut akan sejalan dengan nilai sejarah, negara, dan Islam. Serta bisa bersaing dengan negara lain.

Sebelumnya, saat pemerintahan Presiden Ashraf Ghani, hak wanita dan pelajar putri dijamin, sehingga mereka bisa bekerja dan bersekolah.

Namun, menurut Taliban Watch, tidak semua universitas menerima saran tersebut, terutama kampus swasta.

Para pemilik kampus swasta menjelaskan bahwa perguruan tinggi mereka tidak cukup memiliki dosen perempuan untuk menunjang segregasi pembelajaran itu, lantaran tidak mempunyai sumber daya atau anggaran yang cukup untuk menambah tenaga pengajar.

 

(C)

Sumber foto: Indozone.id

Share This