Star Radio - Dinyanyikan Tanpa Izin di PON Papua XX, Keluarga Pencipta lagu “Aku Papua” Buat Aduan ke DJKI
Music
Dinyanyikan Tanpa Izin di PON Papua XX, Keluarga Pencipta lagu “Aku Papua” Buat Aduan ke DJKI
October 18th | 2021

Lagu ‘Aku Papua’ milik mendiang Franky Sahilatua dinyatakan telah dinyanyikan tanpa izin saat upacara pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua pada Sabtu (2/10/2021) lalu.

Lagu tersebut memang sempat dinyanyikan oleh Edo Kondologit, Michael Jakarimilena, dan Nowela Idol di sesi awal pembukaan PON XX Papua.

Dilansir dari detikHot, menanggapi hal tersebut, pihak keluarga Franky Sahilatua terutama sang istri, Harwatiningrum alias Aniq, merasa tidak terima karena selama ini tidak ada pihak yang datang meminta izin dengannya selaku ahli waris.

Karena hal ini pun, keluarga mendiang Franky Sahilatua bersama kuasa hukumnya, Igor Renjana, kemudian mengadukan dugaan pelanggaran hak cipta ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.

"(Lagu) Aku Papua itu di pembukaan PON itu enggak ada izin dari ahli waris Franky. Ya kami lagi laporin ke DJKI," ujar Igor Renjana, Sabtu (16/10/2021).

Igor Renjana menjelaskan, seharusnya pihak penyelenggara meminta izin untuk menyanyikan lagu Aku Papua pada keluarga Franky Sahilatua.

"Harusnya izin saja, itu tergantung sih ya bentuk izinnya itu bisa royalti atau hanya izin lisan," kata Igor Renjana.

Bicara mengenai kerugian, Igor Renjana menegaskan, keluarga Franky Sihilatua merugi perihal royalti. Mereka percaya pada acara pembukaan PON XX Papua pasti mendapatkan hak ekonomis bagi setiap musisi yang lagunya ditampilkan di sana.

“Jadi menurut saya, kerugian ya jelas rugi lah ya itukan pasti ada hak ekonomisnya, ada nilai ekonomisnya lagu itu," tuturnya.

Ia pun menilai seharusnya ada apresiasi yang didapatkan keluarga Franky Sahilatua karena lagunya juga turut diputar dalam acara tersebut.

"Ya jelas hasil karya ya harusnya diapresiasi," sambung Igor.

Kemudian, terkait nama-nama yang diadukan, Igor mengatakan bahwa hal itu sudah dimasukkan dalam materi pelaporan. Igor menegaskan saat ini terlapor masih berstatus dalam lidik.

"Jadi saya di situ disebutnya terlapornya itu dalam lidik. Nah dalam lidik itu berarti masih saya serahkan sama penyidik, nanti siapa yang bertanggung jawab. Karena kita melihatnya itu kan di channel YouTube Sekretariat Presiden," jelas Igor Renjana.

Diketahui, aduan ini terdaftar pada nomor EC65F48 di DJKI. Aniq mengadukan hal ini dengan menyertakan Pasal 113 Ayat 3 Undang Undang tentang hak cipta.

Sementara itu, Aniq selaku pihak keluarga Franky Sahilatua dan didampingi Igor Renjana akan mengunjungi DJKI untuk dimintai klarifikasi atas aduannya itu. Mereka dijadwalkan hadir pada Senin (18/10/2021) pukul 14.00 WIB.

 

(C)

Sumber foto: Kompas.com
 

Share This