Star Radio - Amankah Menggunakan Deodoran Setiap Hari?
Lifestyle
Amankah Menggunakan Deodoran Setiap Hari?
August 20th | 2019

Stars, deodoran lazim digunakan oleh masyarakat yang tinggal di daerah tropis, karena fungsinya sebagai mengatasi bau badan yang diakibatkan oleh keringat di bagian tertentu, seperti ketiak. Tidak hanya itu, deodoran juga berfungsi sebagai parfum yang membat tubuh jadi lebih wangi. Itu sebabnya, kini berbagai aroma diciptakan agar membuat orang untuk lebih tertarik dan nyaman memakainya.

 

Fungsi deodoran lainnya adalah dapat mencegah bakteri berkembang pada bagian tubuh yang berkeringat. Bahan kimia yang disebut triclosan membuat kulit ketiak terlalu asam sehingga mencegah pertumbuhan bakteri yang menjadi penyebab bau badan tidak sedap.

 

Selama ini banyak orang yang menyebutkan bahwa pemakaian deodoran dalam jumlah banyak dan jangka panjang dapat memicu datangnya penyakit seperti kanker payudara. Namun demikian, nyatanya beberapa studi belum menemukan bukti ilmiah mengenai hal tersebut. Salah satunya dalam studi The National Cancer Institute, yang menyebutkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara pemakaian deodoran dengan kanker.

 

Selain kanker, penyakit lain yang sering dikaitkan dengan pemakaian deodoran yakni Alzheimer. Serupa seperti kanker, sampai saat ini belum ada pula bukti ilmiah yang membuktikan rumor tersebut.

 

Meskipun begitu, bukan berarti Anda dianjurkan untuk memakai deodoran banyak-banyak. Nyatanya, pemakaian deodoran bukanlah sesuatu yang wajib, terutama jika aktivitas Anda sedang tidak padat dan produksi keringat tidak begitu banyak. Pada kondisi tropis yang lembab dan mudah berkeringat deodoran dipakai oleh mereka yang akan banyak beraktivitas harian dan berkeringat.

 

Pada dasarnya pemakaian deodoran disesuaikan dengan aktivitas yang Stars lakukan. Jadi, jika memang diharuskan menggunakan deodoran setiap hari, Stars harus bisa memastikan jika kondisi kulit Anda tidak mengalami masalah. Pasalnya, beberapa zat yang terkandung di dalam deodoran mungkin bisa memicu iritasi kulit. Jika setelah pemakaian deodoran Anda merasakan gatal di sekitar kulit ketiak, kemerahan, atau bahkan mengalami ketiak hitam, ini pertanda kulit ketiak Anda mengalami iritasi dan harus dilakukan perawatan.

 

Kebanyakan orang umumnya pakai deodoran saat pagi hari atau sebelum aktivitas. Padahal, pakai deodoran sebaiknya dilakukan malam hari, yaitu sebelum tidur. Hal ini lebih efektif ketimbang memakai deodoran di pagi hari setelah mandi. Alasannya, saat malam, suhu tubuh Anda lebih dingin, yang artinya Anda akan berkeringat lebih sedikit dibandingkan pada siang hari.

 

Walaupun Anda tertidur, kelenjar keringat akan lebih menyerap bahan aktif antiperspiran sehingga dapat mencegah bau badan dan mengurangi produksi keringat pada ketiak keesokan harinya.

 

Sementara jika Anda pakai deodoran pada pagi hari, maka bahan kimia yang terkandung di dalam deodoran tersebut hanya akan memblokir keringat di lapisan kulit luar saja. Akibatnya, Anda masih mungkin untuk mengalami bau badan dan keringat berlebih di bagian ketiak, apalagi bila Anda orang yang aktif. Untuk itu, akan lebih efektif memakai deodoran malam hari.

 

Nah Stars, deodoran digunakan dengan sewajarnya tidak akan menimbulkan efek samping kok. Jadi, kalau kamu tim pake deodoran atau anti deodoran?

Share This