Star Radio - Akibat Erupsi Gunung Semeru, 28 Sekolah Dan 2970 Rumah Terdampak Serta Bertambahnya Korban Meninggal
Lifestyle
Akibat Erupsi Gunung Semeru, 28 Sekolah Dan 2970 Rumah Terdampak Serta Bertambahnya Korban Meninggal
December 6th | 2021

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sedikitnya 28 sekolah terdampak erupsi Gunung Semeru di wilayah Lumajang, Jawa Timur.

Dari 28 sekolah tersebut, 13 di antaranya merupakan bangunan sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Ada empat di Candipuro dan sembilan di Pronojiwo.

Abdul Muhari mengatakan, informasi tersebut didapat dari pendataan yang telah dilakukan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Selain itu, sebanyak 2.970 rumah dan puluhan fasilitas umum dilaporkan terdampak erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur yang terjadi pada Sabtu (4/12).

BPBD Lumajang menyampaikan sekitar 5.205 orang terdampak dan 1.300 orang kini mengungsi. Sebanyak 305 orang dikatakan mengungsi ke Kecamaatan Pronojiwo, 409 orang kini berada di Kecamatan Candipuro, dan 188 orang tersebar di Kecamatan Pasirian.

Korban meninggal pun bertambah satu orang dari sebelumnya dilaporkan sebanyak 13 orang.

Terdapat data korban terbaru erupsi gunung semeru, korban meninggal menjadi 14 orang, korban luka berat 35 orang, dan korban luka ringan 21 orang.

Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada Minggu (5/12) menyampaikan telah tercatat dua kali guguran awan panas dari Gunung Semeru. Namun intensitas dan jarak luncurnya disebut lebih kecil dibanding Sabtu.

"Tingkat aktivitas Gunungapi Semeru saat ini tetap di level II (Waspada)" kata Kepala PVMBG) Andiani.

 

 

(FSA)

Sumber foto: google.com

Share This